Mencari Solusi untuk Krisis Listrik di Morowali

  • Whatsapp
perawatan listrik morowali
Ilustrasi perawatan jaringan listrik.

Listrik tak hanya berperan penting di kehidupan rumah tangga  ataupun sebagai penerangan lampu-lampu jalan di daerah, namun juga digunakan pada skala besar seperti perindustrian. Terlebih di kawasan-kawasan industri luar Pulau Jawa yang kini sedang difokuskan untuk percepatan pembangunan, salah satunya yakni kawasan industri di Morowali, Sulawesi Tengah.

Berkembangnya kawasan industri Morowali yang baru hadir selama kurang dari 10 tahun terakhir sudah bisa berkontribusi kepada pendapatan daerah, hingga mengantarkan Morowali menjadi daerah dengan PDRB tertinggi se-Sulteng di 2020.

Read More

Perputaran uang pun terbilang tinggi seiring berkembangnya sektor usaha lain di sekitar jalanan menuju kawasan industri Morowali. Diketahui, hingga 2020 telah tumbuh 129 perusahaan dan 2.261 sarana perdagangan baik itu toko hingga warung. Ekonomi terlihat bertumbuh di daerah Kabupaten Morowali.

Maraknya aktivitas di daerah Morowali terutama pada malam hari yang sudah mulai ada penerangan, senyatanya akibat peran dari pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU yang terbangun disana. Sektor perindustrian pun telah mendirikan PLTU demi menunjang pasokan listrik di kegiatan perindustriannya. Namun selain untuk kegiatan perindustrian, listrik ini juga dapat dialihkan ke penduduk sekitar.

Dalam pendistribusian listrik oleh PLTU dari sektor industri, tentunya dibutuhkan kerja sama antara PLTU dengan pihak pemerintahan terutama PLN. Diketahui selama ini PLN juga melakukan jual beli listrik lewat Penandatangan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) yang diatur melalui Kementerian ESDM.

Ya, perusahaan tentunya tidak bisa begitu saja membagikan listrik ke daerah sekitar meski mereka ingin. Meski kini listrik tersedia di Morowali, namun pemerataan dan kestabilan dalam pengadaan listrik, diharapkan meningkat oleh masyarakat. Pasalnya, masalah pemadaman listrik kerap masih menjadi masalah yang diutarakan oleh masyarakat Morowali ke pemerintah daerah setempat.

Bahkan saking sudah mengganggunya pemadaman bergiliri ini, masyarakat Morowali yang diwakili oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Morowali (AMMM) dan Aliansi Pelanggan Listrik Menggugat (Pelita) Morowali melakukan aksi unjuk rasa ke pihak pemerintah setempat pada November 2021. Mereka semua ingin krisis listrik ini segera diatasi.

Related posts