Melihat Komitmen PT IMIP Bergerak Benahi Taraf Pendidikan di Morowali

  • Whatsapp
IMIP benahi pendidikan morowali
Bantuan untuk sekolah dari PT IMIP. Sumber foto: rakyatharustau.com

PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) tidak hanya peduli dengan lingkungan alam Morowali, namun juga peduli dengan kualitas pendidikan. Ya, pembenahan kualitas pendidikan ini sebagai bagian dari langkah meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Karena seiring dengan perkembangan teknologi pada revolusi industri, SDM harus ditingkatkan bila tidak ingin ketinggalan dengan perubahan-perubahan masa kini. Apalagi, kini kita memasuki era disrupsi. Segala hal tentang inovasi baru tercipta sehingga, mengubah segala struktur di dalamnya. Bukan suatu keniscayaan, bila nantinya akan berimbas pada sumber daya manusia itu sendiri.

Read More

Terlebih pengembangan SDM juga didukung dalam Undang-Undang maupun Peraturan Pemerintah. Seperti yang dikatakan di UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 7 dijabarkan bahwa pengembangan sumber daya manusia dilakukan dengan dua cara Perencanaan tenaga kerja/sumber daya manusia (SDM) Makro dan Perencanaan tenaga kerja/sumber daya manusia (SDM) Mikro.

Lebih lanjut juga ada peraturan pemerintah No.13 tahun 2016 yang mewajibkan pelatihan yang dilakukan oleh BLK (Balai Latihan Kerja) adalah Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) guna meningkatkan daya saing tenaga kerja dan juga memenuhi kebutuhan industri dengan lulusan yang telah terlatih dan siap bekerja di industri.

Maka dari itu, perbaikan kualitas pendidikan yang tidak hanya dilakukan pada seseorang yang sudah bersiap memasuki dunia kerja namun juga generasi dini merupakan tanggung jawab semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali: pemerintah, instansi pendidikan, stakeholder lainnya termasuk pelaku industri setempat. 

Komitmen PT IMIP Bantu Dunia Pendidikan Morowali

Salah satu pelaku industri yang menginginkan peningkatan SDM namun juga sekaligus berkontribusi nyata terhadap dunia pendidikan di daerah setempatnya ialah PT IMIP. IMIP diketahui telah banyak memberikan sumbangsihnya kepada dunia pendidikan Morowali.

Pasalnya, di Morowali, tempat kawasan industri ini berada, memiliki kualitas pendidikan yang bisa dibilang mendekati ambang keburukan. Berdasarkan data Kemendikbud, hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) di tahun 2019, Kabupaten Morowali mendapat peringkat 396 (dengan rata-rata poin 49,79) dari 514 kota/kabupaten di Indonesia. 

Indikator UKG yang masih berada dibawah rata-rata ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di daerah tersebut masih rendah. Sebabnya, kompetensi guru menjadi salah satu dari 8 muatan penilaian mutu pendidikan di sekolah. Guru adalah pijakan awal para peserta didik di lembaga pendidikan formal.

Melihat paparan fakta ini, PT IMIP tidak tinggal diam dan turun langsung memberikan bantuan nyata. Harapannya satu, dapat mengubah wajah pendidikan Morowali menjadi semakin baik. Dimulai dari tahun 2013, IMIP berfokus dalam memberikan bantuan untuk pendidikan di 12 desa lingkar industri dan bantuan tersebut masih berjalan hingga akhir ini.

Ragam Bantuan dari PT IMIP, Apa Saja?

Tercatat, IMIP sudah membangun fasilitas sanitasi di SMA Negeri 1 Bahodopi, SMK Negeri 1 Bahodopi, dan SDN Kurisa di Bahodopi. Di SDN Kurisa IMIP tak hanya merenovasi fasilitas sanitasi dan namun juga drainase dan memberikan meubelair (bangku dan meja belajar) pada September 2020.

IMIP juga pernah memberikan fasilitas pendidikan seperti meja biro unit, kursi sandaran, kursi lipat, lemari, karpet, kursi sofa, printer merk Epson, dan laptop ke UPTD Kecamatan Bahodopi.

Selain pemberian fasilitas yang dapat menunjang kegiatan pendidikan, IMIP turut menyediakan tenaga pendidik. Penyediaan 14 tenaga pengajar/guru bantu, masing-masing 5 orang untuk SMA Negeri 1 Bahodopi, 5 orang untuk SMK Al-Khairat, 3 orang untuk SMP Negeri 1 Bahodopi, 1 orang untuk SDN Kurisa pernah dilakukan oleh PT IMIP. 

Selain itu, hal lain yang tak dilupakan oleh IMIP yakni pemfokusan untuk membenahi pendidikan dari tingkatan paling krusial dan dini yaitu Pendidikan Anak Usaha Dini (PAUD). Tingkatan ini menjadi pangkal pembentukan karakter seorang anak, yang juga berpengaruh terhadap pembentukan mental serta pola pikir.

Pemfokusan IMIP dalam tingkat pendidikan PAUD diantaranya yaitu pendirian PAUD PT IMIP yang juga langsung menyediakan 5 orang tenaga pendidik, pengadaan mobiler untuk TK, PAUD di desa Bahomakmur, hingga Workshop peningkatan kompetensi pendidik PAUD yang pernah digelar pada 28 September 2021 dan diikuti oleh 48 peserta didik yang berasal dari 24 lembaga PAUD di Morowali.

IMIP Juga Fokus Pada Pembekalan yang Memasuki Usia Kerja

IMIP diketahui juga berkontribusi dalam peningkatan SDM pada yang sudah memasuk usia kerja. Seperti berperan aktif dalam pembangunan Politeknik Industri Logam Morowali yang merupakan bagian dari kerja sama Kementerian Perindustrian, Pengajar-pengajar dari PILM juga didatangkan IMIP dari universitas ternama Indonesia seperti ITB (Institut Teknologi Bandung).

Dan dalam rekrutmen pekerja, IMIP mengusahakan mengambil dari lulusan perguruan tinggi dalam negeri. Seperti bekerja sama dengan Politeknik ATI Makassar dalam program kerja praktek, dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) perihal magang dan juga rekrutmen,  kerja sama program magang dengan Universitas Tadulako Palu, hingga bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) perihal penyelenggara penelitian, pengabdian masyarakat serta laboratorium, dan terakhir dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terkait pemenuhan tenaga kerja.

imip training ground
Peletakkan batu pertama di pembangunan IMIP Training Ground. Sumber foto: Dok. PT IMIP

Dan yang terkini, demi penunjang yang lebih optimal terhadap SDM Morowali, PT IMIP membangun training center yaitu IMIP Training Ground yang diresmikan Menaker Ida pada akhir  November. Dengan adanya tempat untuk melatih calon tenaga kerja, IMIP sejatinya tidak hanya berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal namun juga peningkatan SDM di daerah setempatnya. 

Related posts