Kemenkes Beberkan Risiko Pasien Nekat Divaksin COVID-19 saat Positif

  • Whatsapp

Jakarta

Read More

Pasien Corona asal Poso, Sulawesi Tengah, yang dilarikan ke IGD usai vaksin Corona belakangan jadi sorotan. Pria yang sepekan sebelum divaksin sudah terpapar COVID-19 tersebut mengaku nekat divaksinasi meski positif, karena membutuhkan sertifikat vaksin untuk syarat perjalanan.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 dr Nadia Tarmizi mengungkap ada potensi yang bersangkutan mengalami perburukan gejala Corona saat nekat divaksinasi dalam kondisi positif. Namun, adapula beberapa orang yang tidak mengalami kondisi demikian, bahkan tak mengeluhkan gejala apapun.

“Jadi risiko sangat individual sifatnya,” beber dr Nadia kepada detikcom Sabtu (4/8/2021).

Risiko yang pasti terjadi, pria tersebut sebenarnya bisa menjadi sumber penularan di lokasi vaksinasi COVID-19. Vaksinasi pun sia-sia karena gagal mengenalkan sistem kekebalan pada tubuh, saat kondisi sudah terpapar COVID-19.

“Tujuan vaksinasi tidak tercapai karena pemberian antigen yang tujuannya untuk mengenalkan sistem kekebalan kita malah tidak terjadi karena ada infeksi alami COVID-19,” sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, Saparudin (56) mengalami gejala mual dan demam tinggi saat menjalani isolasi mandiri usai divaksinasi saat positif COVID-19. Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) menegaskan vaksin COVID-19 tidak memperparah infeksi.

Karenanya, muncul dugaan terjadi badai sitokin, saat respons imun berlebihan melawan infeksi COVID-19 hingga memicu peradangan.

“Kan dia positifnya seminggu lalu, minggu pertama itu virusnya berkembang biak. Masuk minggu kedua itu yang badai sitokin itu. Itu adalah perjalanan penyakit alamiah dari penderita yang mengalami infeksi virus COVID satu minggu sebelumnya. (Kalau gejalanya tampak bertambah) kebetulan saja dia divaksinnya bersamaan,” jelas Prof Hindra saat dihubungi terpisah.

“Tidak (memperparah sakit), orang itu bukan virus. Dia kan bukan bibit penyakit. Jadi dia tidak memperberat, tidak menyembuhkan, tidak mempengaruhi terhadap perjalanan penyakit orang tersebut,” tegas dia.


#Kemenkes #Beberkan #Risiko #Pasien #Nekat #Divaksin #COVID19 #saat #Positif

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts