Penelitian Terbaru Mungkinkan Lembaran Graphene Deteksi Covid-19

  • Whatsapp

CHICAGO, KOMPAS.com – Sekelompok peneliti di Chicago, Illinois, AS, mengembangkan cara deteksi virus corona memakai lembaran graphene.

Read More

Eksperimen terbaru ini, dilansir The Hill, menunjukkan bahwa virus Covid-19 dapat dideteksi melalui getaran atom di lembaran graphene, lewat antibodi yang tertanam di dalamnya.

Graphene adalah bahan berupa lembaran tipis yang terdiri dari atom karbon. Biasanya, ada satu lapisan atom dalam lembaran itu.

Peneliti tertarik untuk mempelajari karakteristiknya dan mengeksplorasi kegunaannya.

Graphene, yang biasanya dipakai sebagai konduktor dalam sistem kelistrikan, sedang diteliti keakuratannya dalam mendeteksi virus SARS-CoV-2.

Dalam percobaan, tim mengumpulkan lembaran graphene dengan antibodi yang menargetkan lonjakan protein pada virus yang menyebabkan Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Graphene hanya setebal satu atom, jadi molekul di permukaannya relatif besar dan dapat menghasilkan perubahan spesifik dalam energi elektroniknya,” kata kepala teknik kimia di UIC College of Engineering, Vikas Berry.

Para peneliti kemudian mengukur getaran tingkat atom ketika lembaran terkena sampel positif dan negatif corona.

“Dalam percobaan ini, kami memodifikasi graphene dengan antibodi. Pada dasarnya, ini hanya mengkalibrasinya untuk bereaksi hanya dengan lonjakan protein SARS-CoV-2,” kata Berry.

“Dengan menggunakan metode ini, graphene juga dapat digunakan untuk mendeteksi varian COVID-19,” tambahnya.

Eksperimen tersebut dinai berhasil dan sudah dipublikasikan di ACS Nano. Para peneliti mampu mendeteksi perbedaan getaran atom antara sampel positif dan negatif Covid-19.

Getaran berubah dalam waktu lima menit ketika mereka terpapar sampel positif virus.

Menggunakan graphene untuk merasakan sesuatu bukanlah pendekatan baru, tapi menurut Berry, pandemi virus corona telah membuatnya menjadi penting.

“Kami telah mengembangkan sensor graphene selama bertahun-tahun. Di masa lalu, kami telah membuat detektor untuk sel kanker dan ALS,” kata Berry.

“Sulit membayangkan hal yang lebih mendesak saat ini dibanding membantu membendung penyebaran pandemi,” tambahnya.

#Penelitian #Terbaru #Mungkinkan #Lembaran #Graphene #Deteksi #Covid19 #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts