Detik-detik Jelang Vaksinasi Covid-19 Pertama yang Dimulai dari Jokowi… Halaman all

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dinanti-nantikan tiba. Rabu (13/1/2021) hari ini akan menjadi momentum bersejarah dimulainya vaksinasi pertama virus corona di Indonesia.

Read More

banner 300250

Sebagaimana janji yang telah disampaikan jauh-jauh hari sebelumnya, Presiden Joko Widodo bakal jadi orang pertama di Tanah Air yang divaksin.

“( Vaksinasi Presiden) pukul 09.00-10.00,” kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, kepada Kompas.com, Selasa (12/1/2021).

Heru menerangkan bahwa Jokowi akan disuntik di Istana Presiden, Jakarta.

Proses penyuntikan akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden sehingga dapat disaksikan masyarakat luas.

Istana pun telah menunjuk dokter kepresidenan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk menyuntikkan vaksin ke Jokowi.

1. Hanya Presiden

Heru mengatakan, vaksinasi pada hari ini hanya untuk Presiden Jokowi.

Para menteri Kabinet Indonesia Maju juga akan divaksin dalam waktu dekat, tetapi, belum ditentukan hari dan waktunya.

Saat ini, tengah dilakukan pendataan mengenai para pejabat kementerian yang akan disuntik vaksin di tahap awal.

“Para menteri ada sesi tersendiri bersama para pejabat eselon 1, akan dikoordinasi oleh Menteri Kesehatan,” terang Heru.

Heru mengatakan, keluarga Presiden, baik Ibu Negara maupun putra-putrinya juga tak akan dusuntik vaksin pada hari ini.

Begitu pun dengan para influencer yang namanya sempat beredar di media, vaksinasinya tak dilakukan bersama dengan Jokowi.

“Masih Bapak Presiden dulu,” kata dia.

2. Jamin keamanan

Sejak akhir tahun 2020, Presiden Jokowi berulang kali menyampaikan bahwa dirinya akan jadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Hal ini, kata Jokowi, bukan karena ia ingin mendahulukan diri sendiri. Akan tetapi, dirinya ingin meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan.

“Karena sudah melalui uji klinis tidak hanya sekali dua kali, sudah diuji,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Jokowi pun meminta masyarakat tak berasumsi negatif mengenai vaksin Covid-19.

Ia mengatakan, vaksinasi tak jauh berbeda dengan imunisasi bayi yang sudah umum digelar di Tanah Air.

“Suntik vaksinasi itu apa sih? Kaya kalau ibu-ibu nganter bayinya untuk imunisasi, sama seperti itu. Jadi jangan dibayangkan yang enggak-enggak,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021).

Terkait kehalalan vaksin, Jokowi juga meminta masyarakat tak khawatir. Sebab, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah melakukan analisis dan menerbitkan sertifikasi halal.

Jokowi pun berharap seluruh masyarakat bersedia divaksin dan tak ada yang menolak.

“Kalau ada yang tidak mau divaksin tidak hanya merugikan diri sendiri tapi juga merugikan orang lain,” ujarnya.

3. Vaksinasi bertahap

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan secara bertahap.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa ada 70 persen atau 182 juta penduduk di Tanah Air yang akan disuntik vaksin.

Jumlah ini dinilai sudah cukup untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunal demi menghentikan laju penularan virus.

Budi mengatakan, vaksinasi tahap pertama akan diprioritaskan untuk 1,6 juta tenaga kesehatan. Proses ini ditargetkan rampung pada Febuari 2021.

Tahapan berikutnya yang lebih besar yakni vaksinasi untuk 17,4 juta tenaga layanan publik dan 21,5 juta rakyat dengan usia lanjut.

“Nah, kami harapkan bisa kita mulai di bulan Maret atau April tahun ini juga,” kata Budi usai rapat terbatas kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/1/2021).

4. Disiplin protokol kesehatan

Dalam berbagai kesempatan, Presiden juga meminta masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Meskipun vaksinasi akan segera dimulai, kata Jokowi, kepatuhan dalam menjalankan protokol kesehatan tak boleh berhenti.

“Keadaan belum bisa kembali langsung normal,” kata Jokowi, Jumat (8/1/2021).

Jokowi meminta warga disiplin dalam memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari atau mencegah kerumunan.

“Harus disiplin. Kalau memang itu bisa kita lakukan, itu bisa sangat mengurangi (penyebaran virus),” ujarnya.

Sementara, secara terpisah Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo juga menyampaikan hal yang sama.

Doni mengatakan, seluruh masyarakat harus memahami bahwa vaksinasi mestinya berjalan beriringan dengan disiplin protokol kesehatan.

” Vaksin harus paralel dengan kepatuhan, dan kepatuhan serta disiplin ini tidak cukup hanya untuk diri sendiri, tetapi harus dikembangkan dan ditularkan kepada seluruh orang yang ada di sekitar kita,” kata Doni di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2021).

Sebagaimana arahan Presiden, kata Doni, disiplin protokol kesehatan tak boleh mengendur meski vaksinasi segera dimulai.

#Detikdetik #Jelang #Vaksinasi #Covid19 #Pertama #yang #Dimulai #dari #Jokowi #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts