Bio Farma Mampu Produksi Vaksin Covid-19 Hingga 250 Juta Dosis per Tahun Halaman all

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bio Farma (Persero) mengaku memiliki kapasitas produksi vaksin Covid-19 dalam satu tahun mencapai 250 juta dosis.

Read More

banner 300250

Selasa (12/1/2021) siang, vaksin dalam bentuk curah atau bulk vaksin dari Sinovac telah tiba sebanyak 15 juta dosis.

Vaksin curah tersebut bakal dibawa ke Bandung untuk langsung diproduksi oleh Bio Farma pada 14 Januari 2021 mendatang.

“Vaksin bulk yang datang akan segera dikirim ke Bandung, untuk diproduksi Bio Farma, dan produksi pertama dilakukan pada 14 Januari 2021, akan bergulir terus karena kemampuuan sudah disiapkan kapasitas produksi dalam satu tahun khusus vaksin Covid-19 adalah 250 juta dosis per tahun,” jelas Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (12/1/2021).

Honesti mengatakan, Indonesia telah memiliki komitmen dengan Sinovac terkait pengadaan vaksin dalam bentuk curah sebanyak 140 juta dosis.

Namun demikian, jumlah tersebut masih mungkin bertambah 120 juta dosis bila memang dibutuhkan.

“Kalau masih butuh supply karena kebutuhan vaksinasi cukup besar untuk mencapai herd immunity,” ujar dia.

Dari keseluruhan bahan baku sebanyak 140 juta dosis, akan ada tambahan 10 persen dari Sinovac yang bakal dikirimkan sepanjang semester I tahun ini.

Sehingga secara keseluruhan, akan ada 144 juta vaksin dalam bentuk curah yang akan dikirimkan oleh Sinovac.

Dari jumlah suplai vaksin curah sebanyak 140 juta dosis tersebut, Bio farma memperkirakan akan bisa diproduksi menjadi sekitar 122,5 juta dosis vaksin jadi.

“Ini program kita dalam enam bulan pertama untuk produksi vaksin, sehingga ada izin rilis dari BPOM dan bisa segera dilakukan program vaksinasi oleh Kemenkes,” ucap dia.

Sebelumnya, sebanyak 3 juta dosis vaksin jadi telah dikirim dari Sinovac sebanyak 3 juta dosis.

Selain dari Sinovac, Indonesia sendiri sudah memesan vaksin Covid-19 dari beberapa perusahaan lain, yakni dari Novavax, perusahaan vaksin asal Amerika Serikat dan Kanada sebanyak 50 juta dosis.

Namun, jumlah tersebut kemungkinan bertambah 80 juta dosis yang disediakan oleh organisasi vaksin global, GAVI atau COVAC.

Selain itu, pemerintah juga telah mengajukan permintaan penyediaan vaksin dari perusahaan vaksin asal Amerika Serikat Pfizer-BioNtech sebanyak 50 juta dosis serta ada pula komitmen pengadaan suplai vaksin dari AstraZeneca sebanyak 50 juta dosis vaksin.

#Bio #Farma #Mampu #Produksi #Vaksin #Covid19 #Hingga #Juta #Dosis #Tahun #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts