Karyawan PT IMIP Menyerang, Benarkah? Cek Fakta!

  • Whatsapp
karyawan PT IMIP menyerang
karyawan PT IMIP menyerang
banner 468x60

Sebuah foto pegawai dengan seragam pertambangan beredar beberapa hari ini. Foto tersebut diduga merupakan karyawan PT IMIP menyerang dengan membawa beberapa benda di tangan. Foto karyawan PT IMIP menyerang tersebut beredar di Grup IMIP BERSATU melalui akun Facebook Om Rul pada Selasa (15/12/2020).

karyawan PT IMIP yang menyerang

Read More

banner 300250

Di dalam foto tersebut, tertangkap sejumlah karyawan atau pekerja yang tengah berjalan dengan membawa benda seperti tongkat yang telah diruncingkan pada bagian atasnya. Mereka tampak mengenakan seragam abu-abu dengan helm kuning layaknya pegawai tambang. Diduga, foto tersebut merupakan pegawai atau karyawan PT IMIP menyerang sekitaran kawasan industri Morowali.

Lalu, benarkah foto tersebut merupakan pegawai PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) yang akan menyerang sekitar? Berdasarkan penelurusan tim Berita Hidup, rupanya foto tersebut merupakan hoax alias tidak benar. Mengapa dikatakan hoax? Mari kita bedah lebih lanjut.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) PT IMIP, Alexander Barus, foto tersebut bukan karyawan ataupun pekerja dari PT Indonesia Morowali Industrial Park.

“Foto tersebut bukanlah karyawan PT IMIP. Karena pada helm kerja tidak ada tulisan PT IMIP dan nama perusahaan tenan,” papar Alexander Barus.

Dirinya juga menambahkan, bahwa setiap seragam atau helm yang dikenakan di kawasan PT IMIP wajib dilengkapi dengan nama perusahaan tenan di kawasan industri Morowali.

“Setiap helm kerja di kawasan industri Morowali harus ada tulisan nama asal perusahaan tempat bekerja,” ucapnya.

Dapat dikatakan, foto yang diklaim sebagai karyawan PT IMIP yang menyerang sekitaran kawasan industri tersebut merupakan hoax atau tidak benar. Oleh karena itu, konten yang disebarkan oleh akun Facebook Om Rul dapat masuk ke dalam kategori berita palsu atau hoax. 

Sebelum menerima informasi, sebagai pembaca adanya baiknya kita lebih bijak dalam membaca sekaligus menyebarkan berita. Sebab, ada baiknya kita terlebih dahulu menyaring dan melakukan double check terlebih dahulu sebelum membagikannya ke orang lain. Agar supaya tidak menimbulkan kegaduhan yang ada di sekitar, terutama saat ini di era internet yang dipenuhi dengan beragam informasi.

Related posts