Kapten Arema FC Trauma dengan Kabar Kelanjutan Kompetisi 2020

  • Whatsapp
banner 468x60

MALANG, KOMPAS.com – Penghentian dan penundaan kompetisi berkali-kali membuat Hendro Siswanto memiliki masalah kepercayaan dengan kelanjutan Liga 1 2020.

Read More

banner 300250

Kekecewaan demi kekecewaan membuat kapten Arema FC itu trauma.

Kini, Hendro mengaku sulit percaya jika mendengar kabar maupun keputusan mengenai jadwal bergulirnya lanjutan Liga 1 2020.

“Traumanya pasti, sekarang saya jadi tidak percaya kalau ada kabar mengenai kompetisi bergulir,” kata pemain asal Tuban.

“Biasanya kan itu ada kabar burung baik dari media, pemain, dan pelatih soal kapan kompetisi dimulai. Jadi saya sudah trauma, sudah tidak percaya sebelum liganya benar-benar jalan,” tutur dia.

Hendro Siswanto masih ingat betul bagaimana antusiasmenya semua klub menyambut lanjutan Liga 1 2020 yang awalnya dijadwalkan bulan Oktober.

Namun, antusiasme tersebut berubah menjadi kekecewaan setelah lanjutan Liga 1 2020 dihentikan tepat dua hari menjelang kick-off.

Alasan yang sama membuat Hendro sudah skeptis dari awal Liga 1 2020 bakal bergulir dalam waktu dekat.

Sampai hari ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum juga mengeluarkan izin keramaian.

Sebagai gantinya, PT LIB mengatakan melalui rilisnya bahwa kompetisi musim 2020 akan dilanjutkan pada bulan Februari 2021.

Rilis dari pihak operator disebut sebagai kabar baik oleh manajemen Arema FC, namun tidak bagi seorang Hendro Siswanto.

“Kabar baik? Menurut saya tidak ada kabar baik sebelum ada jadwal yang benar-benar pasti dari kompetisi,” ujar mantan pemain Persela Lamongan tersebut.

Kini, dia tak lagi bersemangat mengikuti perkembangan kelanjutan Liga 1 2020.

 

Dia tak lagi percaya dengan semua berita, baik itu dari media, pelatih, maupun sesama pemain.

Baginya kabar baik yang paling nyata adalah saat wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai.

Di sisi lain, Hendro Siswanto akan tetap bersikap profesional. Dia akan tetap menjalankan dan mendukung yang saat ini diyakini oleh pihak klub.

“Jadi sebenarnya mempersiapkan diri sendiri saja, terutama di tim. Tentu kami tidak ingin Arema ini mendapatkan hasil terburuk nantinya. Meskipun tidak ada degradasi, tetap punya target yang tinggi,” ucap pemain yang sudah sembilan musim membela Singo Edan itu.

#Kapten #Arema #Trauma #dengan #Kabar #Kelanjutan #Kompetisi

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts