Bank Kalsel Usul Jadi Penyalur Dana PEN

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Kalsel telah mengajukan proposal ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjadi bank mitra penyalur dana PEN senilai Rp 500 miliar.

Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syarabarrudin mengatakan, pengajuan itu dilakukan agar realisasi penyaluran dana PEN lebih cepat.

Menurut Agus, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sudah dititipkan dana Rp 30 triliun, sementara penyerapan dana PEN per 14 Oktober 2020 baru sebesar 49,5 persen.

“Pengajuan yang kami ajukan adalah sebesar Rp 500 miliar, di mana nantinya akan di-leverage 2 kali lipat dari itu, sehingga totalnya menjadi Rp 1 triliun,” kata Agus dalam siaran pers, Selasa (3/11/2020).

Agus menuturkan, Bank Kalsel layak mendapat pertimbangan karena mencatat kinerja positif hingga kuartal III-2020. Tercatat Dana Pihak Ketiga (DPK) bank naik Rp 206,64 miliar menjadi Rp 12,95 triliun hingga akhir September 2020.

Bank Kalsel pun meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro beberapa hari lalu dengan plafon Rp 10 juta.

“Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjadi salah satu penggerak utama dalam pemulihan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan,” papar Agus.

Sesuai dengan upaya PEN, KUR super mikro menyasar ibu rumah tangga yang melakukan usaha produktif maupun pekerja yang terkena PHK namun melakukan usaha produktif.

Sektornya berupa pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, makanan dan minuman, industri pengolahan kecil, dan sektor usaha lainnya.

“Dalam hal Bank Kalsel dipercaya untuk menjadi mitra pemerintah dalam upaya menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional, Bank Kalsel siap menyambut dengan penyaluran dana ke sektor yang memang menjadi prioritas,” pungkasnya.

#Bank #Kalsel #Usul #Jadi #Penyalur #Dana #PEN

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts