Trump Dibawa ke RS Setelah Diberi Obat Eksperimental COVID-19

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta

Read More

banner 300250

Presiden AS Donald Trump, akan dirawat di rumah sakit militer Walter Reed setelah diberi obat eksperimen COVID-19 tak lama setelah kabar positifnya pada Jumat, (2/10/2020).

“Atas rekomendasi dokter dan ahli medis, presiden akan bekerja dari kantor kepresidenan di Walter Reed selama beberapa hari,” ujar sekretaris pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, dikutip dari CNN.

Dokter kepresidenan AS, dr Sean Conley, mengatakan Trump diberikan satu dosis obat eksperimental COVID-19 Regeneron sesaat sebelum dibawa ke rumah sakit. Disebut, obat COVID-19 yang diproduksi oleh Regeneron adalah obat yang paling menjanjikan untuk melawan virus Corona.

“Setelah konfirmasi PCR dari diagnosis presiden, sebagai tindakan pencegahan, dia menerima satu dosis 8 gram antibodi poliklonal Regeneron,” kata dokter Gedung Putih Sean Conley dalam sebuah pernyataan.

Sejumlah ahli mengkritik dengan tegas langkah tim medis Gedung Putih karena memberikan obat eksperimental COVID-19 yang belum terbukti dengan uji klinis.

“Kita tidak seharusnya memberikan presiden pengobatan yang belum terbukti berhasil,” ujar dokter ahli pengobatan, Jeremy Faust.

Namun dalam sebuah pernyataan, CEO Regeneron, Leonard Schleifer, menyebut pihaknya memberikan obat eksperimen tersebut karena diminta langsung oleh tim kepresidenan. Ia juga menegaskan bahwa Trump bukan orang pertama yang menerima pengobatan menggunaan antibodi itu.

“Yang bisa saya katakan adalah mereka meminta agar bisa menggunakannya, dan saya dengan senang hati memenuhi permintaan itu,” ucapnya dikutip dari New York Post.


#Trump #Dibawa #Setelah #Diberi #Obat #Eksperimental #COVID19

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts