Tips Kurangi Nyeri Setelah Suntik Vaksin pada Anak Halaman all

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com – Imunisasi pada anak merupakan tindakan primer untuk mencegah penyakit menular yang memiliki komplikasi permanen seperti kecacatan, bahkan kematian.

Read More

banner 300250

Memang anak akan menangis dan rewel setelah disuntik vaksin, namun setelah rasa nyeri di bekas suntikan berkurang, biasanya anak akan tenang kembali. 

Injeksi menggunakan jarum bertujuan untuk memasukkan vaksin yang berupa cairan. Hal itu menyebabkan sedikit rasa sakit dan bengkak.

Tubuh juga akan bereaksi terhadap apa yang ada di dalam vaksin, untuk bersiap melawan penyakit yang coba dilindungi oleh vaksin.  Ketika tubuh mengembangkan antibodi, itu dapat menyebabkan pembengkakan, merah di bekas tempat suntikan, dan ketidaknyamanan.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua untuk meminimalkan ketidaknyamanan setelah vaksinasi.

Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan ibu adalah mengompres bekas suntikan dengan waslap bersih dan air dingin.

Selanjutnya, minta anak untuk menggerakkan lengan atau kaki yang disuntik tadi. Jika anak masih bayi, orangtua bisa membantu melakukan gerakan. Rasa tegang pada anak saat menerima suntikan bisa menyebabkan nyeri.

Orantua juga harus memperhatikan pakaian anak saat mendapatkan vaksinasi. Semakin sedikit kain di sekitar tempat suntikan, semakin sedikit iritasi yang menggeseknya.

Jika anak demam setelah divaksin, berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter. 

Untuk mengurangi efek samping setelah imunisasi, pastikan anak dalam kondisi sehat. Sampaikan pada dokter jika anak memiliki alergi obat atau makanan.

#Tips #Kurangi #Nyeri #Setelah #Suntik #Vaksin #pada #Anak #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts