Repsol Honda Menyesal Pernah Turuti “Rengekan” Marc Marquez

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com –  Repsol Honda menyesal pernah mengizikan Marc Marquez yang sedang cedera turun ke lintasan.

Read More

banner 300250

Marc Marquez hadir pada hari kedua seri MotoGP Andalusia 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir Juli lalu.

Padahal, empat hari sebelumnya, The Baby Alien baru saja menjalani operasi patah tulang lengan kanannya.

Marquez menerima cedera patah tulang pada seri pembuka musim ini atau MotoGP Spanyol di trek yang sama.

Namun, Marquez tidak sampai mengikuti balapan MotoGP Andalusia karena masih merasakan sakit di tangan kanannya.

Meski mundur karena alasan cedera, keputusan Marquez turun pada rangkaian seri MotoGP Andalusia menjadi awal dari segala bencana.

Sebab, sejak saat itu, Marquez tidak lagi beredar di linatasan balap hingga seri balap terdekat, yakni MotoGP Aragon (16-18 Oktober 2020).

Harapan Marquez untuk mempertahakan titel juaranya pun pupus karena jaraknya dengan pemuncak klasemen adalah 115 poin dan hanya empat balapan lagi yang bisa dia ikuti.

Artinya, jika menang terus dalam empat balapan dan sang pemuncak klasemen gagal finis beruntun, poin maksimal yang bisa didapat Marquez cuma 100.

Manajer Repsol Honda tidak menyangka situasi Marquez bisa separah ini.

Jika sejak awal tahu kondisi Marquez bakal seperti ini, Puig tidak akan menuruti “rengekan” sang pebalap.

“Jika kami tahu platina di lengan Marquez bisa patah. kami tidak akan membiarkannya mencoba balapan pada GP Andalusia,” ucap Puig, seperti dikutip dari Corsedimoto.

“Saya rasa bahkan para dokter tidak tahu. Bagaimana pun Marc hanya mengikuti saran dari dokter yang membedah lengannya,” imbuhnya.

“Tapi sekali lagi, alasan kami tidak menentang keinginannya saat itu adalah karena kami memiliki jaminan dari sudut pandang medis,” kata Puig. (Fauzi Handoko Atif). 

#Repsol #Honda #Menyesal #Pernah #Turuti #Rengekan #Marc #Marquez

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts