Psikolog Nyatakan Pelaku Coret Mushala dan Robek Al Quran di Tangerang Derita Depresi Halaman all

  • Whatsapp
banner 468x60

TANGERANG, KOMPAS.com – Polisi sudah memeriksa kondisi kejiwaan Satrio Katon Nugroho (18) pelaku vandalisme mushala di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Read More

banner 300250

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indardi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Psikolog, kejiwaan pelaku dinyatakan dalam kondisi depresi.

“Pemeriksaan psikologi pelaku dinyatakan depresi. Tapi proses penyidikan akan kita lakukan,” kata Ade kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/10/2020).

Ade mengatakan, Satrio dalam kondisi yang sulit mengendalikan emosi.

Pelaku kesal dikucilkan

Dari penjelasan orangtuanya, kondisi tersebut sudah terlihat sejak pelaku kelas tiga SMP dimana sering mengeluh sulit tidur hingga muncul dorongan melakukan kekerasan dan perkelahian.

Orangtua korban sudah berusaha untuk menyembuhkan kondisi kejiwaan korban. Berbagai cara sudah dilakukan dari hipnoterapi, rukiyah hingga pendekatan dengan sering ibadah.

Satrio juga dilarang keluar jika tidak didampingi orang tuanya.

“Apa yang dilakukan (vandalisme mushala) merupakan pelampiasan kekesalan terhadap orang-orang di sekitar yang mengucilkan, menghindarinya,” kata Ade.

Pelaku terus menangis

Saat dihadirkan di Mapolresta Tangerang, Rabu (30/9/2020), Satrio juga tampak menangis sesenggukan hingga harus ditenangkan oleh Wakapolresta Tangerang AKBP Dedy Tabrani.

Pelaku yang saat ini berstatus sebagai mahasiswa semester satu di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Terhadap dirinya, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 156 KUHP dan atau 156 (a) KUHP.

Pasal tersebut disangkakan karena pelaku dianggap melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan permusuhan ataupun penodaan terhadap agama sehingga dapat menimbulkan perasaan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap suatu golongan ataupun beberapa golongan.

 

Sejumlah alat bukti juga sudah diamankan, antara lain pilox warna hitam, lakban, sarung gunting, korek dan Al Quran yang dicoret-coret pilox dan disobek oleh pelaku.

Diberitakan sebelumnya, warga Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan aksi vandalisme yang dilakukan orang tidak dikenal di Mushala Darussalam, Selasa (29/9/2020) sore.

Aksi vandalisme pada Mushala Darussalam berupa dinding dan lantai dicoret-coret menggunakan cat semprot hingga Al Quran disobek.

Video penampakan kondisi Mushala Darussalam yang dicoret-coret tersebar luas dan viral di media sosial.

#Psikolog #Nyatakan #Pelaku #Coret #Mushala #dan #Robek #Quran #Tangerang #Derita #Depresi #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts