Pemprov DKI Mulai Benahi Jalur Hijau yang Banyak Rusak akibat Demo

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA, KOMPAS.com – Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat menerjunkan 85 orang petugas untuk membenahi taman yang sempat rusak akibat aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Read More

banner 300250

Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda mengatakan, kerusakan paling banyak terjadi di jalur hijau.

Untuk itu, Mila mengatakan, pihaknya juga dibantu oleh dinas-dinas lain guna memperbaiki kerusakan di sepanjang jalur hijau.

“Sampah kemarin langsung kami sisir karena pagi harus sudah bersih sebelum matahari terbit,” ucap Mila saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020).

Namun, kerusakan jalur hijau akibat aksi demonstrasi pada Selasa kemarin tidak separah kerusakan akibat unjuk rasa pada Kamis (8/10/2020).

Adapun penanganan difokuskan di wilayah Kramat, Cikini, Tanah Abang, Kebon Sirih, hingga di Budi Kemuliaan.

Mila menuturkan, ada beberapa tanaman yang rusak, seperti bakung, costus, melati, dan beberapa variasi tanaman lainnya. Tanaman yang rusak diganti dengan tanaman baru.

“Tanamannya ada bakung, melati, costus, banyak variasinya,” tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, aksi penolakan UU Cipta Kerja yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergulir.

Gelombang unjuk rasa kembali digelar kedua kalinya pada Selasa kemarin di sejumlah titik Jakarta Pusat, yakni Patung Arjuna Wiwaha (Patung Kuda), Harmoni, dan Istana Negara.

Unjuk rasa tersebut dilakukan oleh Persatuan Alumni (PA) 212 dan beberapa ormas lainnya. Bentrokan dengan petugas gabungan TNI-Polri yang mengawal jalannya aksi demonstrasi pun tak terhindarkan.

#Pemprov #DKI #Mulai #Benahi #Jalur #Hijau #yang #Banyak #Rusak #akibat #Demo

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts