Bawa Toilet sampai Kamera VR, Kargo NASA Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Halaman all

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com- Badan antariksa Amerika ( NASA) segera meluncurkan misi pengisian ulang penyedia kargo komersial ke stasiun luar angkasa.

Read More

banner 300250

Kargo NASA yang akan diluncurkan dengan roket Antares dari Virginia Space’s Mid-Atlantic Regional Spaceport di Fasilitas Penerbangan Wallops NASA.

Lantas, apa saja benda yang akan dibawa oleh NASA dalam misi peluncuran kargo ini?

Melansir CNN, Jumat (2/10/2020), di antara 8.000 pasokan yang diluncurkan di Stasiun Luar Angkasa Internasional ( ISS), yang rencananya akan dilakukan pada Jumat malam waktu setempat, terdapat toilet, kamera VR dan berbagai pendukung eksperimen sains yang akan dilakukan di luar angkasa.

 

Salah satu benda yang akan dibawa dalam misi kargo NASA ini adalah toilet luar angkasa baru yang disebut Universal Waste Management System (UWMS) dalam misi layanan pasokan komersial NG-14.

Dengan tidak ada gravitasi, tentu sulit dibayangkan bagaimana toilet ini akan berfungsi.

James Blair/NASA/ JSC Salah satu bagian dari toilet baru NASA yang akan diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

 

“Anda tidak menyadari seberapa banyak Anda bisa menyia-nyiakan toilet di Bumi, sementara di ISS hanya ada dua toilet dan salah satunya rusak,” kata astronot NASA Andrew Morgan dalam panel yang digelar oleh National Science Foundation pada pekan lalu.

Desain baru toilet yang akan dibawa ke ISS, memiliki corong dan selang untuk air seni dan tempat duduk untuk buang air besar.

Desain toilet ini memulai aliran udara secara otomatis segera setelah tutup toilet diangkat, sistem ini juga membantu mengontrol bau. Dirancang 65 persen lebih kecil dan 40 persen lebih ringan.

Komandan Ekspedisi 46 Scott Kelly melakukan spacewalk saat memindahkan mobil rel pengangkut seluler Stasiun Luar Angkasa Internasional Desember 2015 lalu. EPA/NASA / HANDOUT  HANDOUT EDITORIAL USE ONLYNASA / HANDOUT Komandan Ekspedisi 46 Scott Kelly melakukan spacewalk saat memindahkan mobil rel pengangkut seluler Stasiun Luar Angkasa Internasional Desember 2015 lalu. EPA/NASA / HANDOUT HANDOUT EDITORIAL USE ONLY

Dilansir dari The Guardian, toilet luar angkasa baru pertama NASA dalam beberapa dekade terbuat dari titanium seharga 23 juta dolar AS yang lebih cocok untuk wanita. Beratnya hanya 45 kg dan tingginya hanya 71 cm.

Ingin merasakan bagaimana astronot melakukan spacewalk atau perjalanan ruang angkasa, kargo NASA turut mengirimkan kamera virtual reality (VR) untuk menangkap pengalaman itu dalam bentuk teknologi 3 dimensi (3D) yang imersif.

Felix & Paul Studios, dipimpin oleh direktur kreatif Felix Lajeunesse dan Paul Raphael, telah bermitra dengan Lab Nasional ISS dalam seri realitas maya ‘ISS Experience’.

Sebelumnya, mereka telah mengirim kamera pada 2018 untuk mendokumentasikan kehidupan di dalam stasiun luar angkasa.

 

Kamera VR yang dibawa ke ISS kali ini, akan dipasang di lengan robotik Canadarm2 dan akan merekam perjalanan ruang angkasa dari awal hingga akhir, serta menunjukkan bagian luar dari stasiun luar angkasa dan perspektif Bumi.

Morgan mengatakan dengan membawa kamera ini di luar stasiun ISS, maka orang akan dapat merasakan serasa benar-benar berada di sana. Kamera ini dapat melatih astronot saat mereka bersiap untuk berjalan di luar angkasa.

Para ilmuwan juga telah menyiapkan berbagai eksperimen ilmiah di stasiun luar angkasa, karena laboratorium yang mengorbit Bumi ini menyediakan lingkungan unik dengan zero gravitasi.

Selada berhasil ditumbuhkan di Stasiun Luar Angkasa Internasional, menjadi solusi bahan pangan untuk misi jangka panjang.nasa Selada berhasil ditumbuhkan di Stasiun Luar Angkasa Internasional, menjadi solusi bahan pangan untuk misi jangka panjang.

Salah satu bidang penelitian yang berkembang di ISS mencakup terapi untuk penyakit, seperti kanker.

Kernal Biologics mengirimkan penyelidikan yang akan menggunakan lingkungan mikro gravitasi untuk meningkatkan pengobatan imunoterapi messenger RNA (mRNA) pada penyakit leukimia.

Lingkungan mikro gravitasi di ISS diyakini dapat menyebabkan perubahan mRNA. Sehingga obat yang bersifat onko-selektif yang diujikan ini dapat mengidentifikasi sel kanker dari sel sehat dan menghancurkan sel ganas.

 

Jika obat ini efektif dalam lingkungan seperti itu, maka obat itu dapat memberi terapi yang aman, terjangkau dan efektif untuk penyakit leukimia dan perawatan kanker lainnya.

Tak hanya di bidang kedokteran, eksperimen sains lainnya juga siap dilakukan di ISS dalam misi kargo NASA tersebut.

“Lab Nasional ISS sangat bangga bisa bekerja dengan mitra pendidikan dan implementasi untuk memungkinkan mahasiswa membawa pertanyaan sains, teknik dan teknologi mereka ke luar angkasa,” kata Michael Roberts, kepala ilmuwan sementara di Pusat Kemajuan Sains di Luar Angkasa dan manajer Lab Nasional ISS.

Roberts mengatakan dengan kerjasama tersebut, dapat mendukung proyek pendidikan di stasiun luar angkasa NASA dan menanamkan minat pada sains.

#Bawa #Toilet #sampai #Kamera #Kargo #NASA #Meluncur #Stasiun #Luar #Angkasa #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts