Sering Diundang Isi Acara, Seorang Sinden Meninggal Terpapar Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

PONOROGO, KOMPAS.com – Seorang perempuan yang kesehariannya bekerja sebagai sinden, warga Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia terpapar corona.

Read More

banner 300250

Sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, perempuan berusia 57 tahun itu sering diundang warga mengisi kegiatan hiburan tradisional.

“Pasien yang meninggal ini sering diundang kesenian tradisional karawitan di desa-desa sebagai sinden,” kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Sabtu (19/9/2020).

Riwayat sakitnya, kata Ipong, bermula saat perempuan itu mengalami keluhan tidak enak badan sejak Sabtu (5/9/2020).

Empat hari kemudian, perempuan ini dibawa ke rumah sakit dengan keluhan batuk, sesak napas, dan rontgent pneumoni bilateral.

Tiga hari dirawat di rumah sakit, perempuan ini meninggal dunia dengan hasil uji swab terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (12/9/2020).

Belum diketahui secara pasti asal muasal sinden itu tertular corona.

Hanya saja, pekerjaannya sebagai sinden membuatnya kerap berkontak dengan banyak orang.

Tak hanya itu, suami korban juga sering berkegiatan di luar rumah.

Bahkan, beberapa hari sebelum meninggal, sinden ini juga masih sering tampil di acara beberapa lokasi.

Selain seorang sinden, seorang kakek berusia 81 tahun juga dilaporkan meninggal terpapar corona setelah dirawat dua pekan di rumah sakit.

 

Pasien bernomor 302 yang meninggal tinggal di Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo.

Dengan demikian, selama sepekan terakhir terdapat dua kasus kobfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Ponorogo.

Hingga Sabtu (19/9/2020) jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo mencapai 365 orang.

Dari jumlah itu, 277 dinyatakan sembuh, diisolasi 75 orang dan meninggal 13 orang.

#Sering #Diundang #Isi #Acara #Seorang #Sinden #Meninggal #Terpapar #Corona

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts