Mau Liburan Gratis 3 Hari 2 Malam di Bali? Ini Syaratnya

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com – Wabah pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama enam bulan membuat Bali terus berbenah untuk kembali membangkitkan sektor pariwisatanya.

Read More

banner 300250

Salah satunya dengan mengundang pengguna media sosial untuk mempromosikan pariwisata berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE).

Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa mengatakan, ada 4.400 orang pengguna medsos yang akan berlibur gratis ke Pulau Dewata selama 3 hari 2 malam.

Ia menambahkan, para pengguna medsos itu akan digandeng dengan anggaran Rp 20 miliar.

Kegiatan ini juga merupakan inisiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Rencananya, kegiatan akan berlangsung pada Oktober-November 2020.

Putu menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat dan mengevaluasi implementasi protokol CHSE atau Tatanan Kehidupan Era Baru di destinasi wisata Bali.

“Pada intinya ingin mengevaluasi penerapan yang telah kami sertifikasi. Nanti kan kami bandingkan dengan kenyataannya, mungkin ada bagus, sedang dan kurang,” kata Astawa, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/9/2020).

 

Tertarik untuk mengikuti kegiatan ini? Masyarakat pengguna medsos harus mengikuti beberapa syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Berusia 18-50 tahun dan hanya diperbolehkan mengikuti satu kali kegiatan
  • Aktif sebagai pengguna media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, TikTok dan diutamakan memiliki lebih dari 2.000 followers berbasis komunitas
  • Memiliki kegemaran aktivitas di luar ruang seperti berenang, snorkeling, trekking, hiking, bersepeda dan berswafoto
  • Memahami dan mampu menerapkan serta mensosialisasikan protokol kesehatan (kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan)
  • Mempublikasikan aktivitas yang dilakukan selama mengikuti kegiatan dalam bentuk video singkat, foto, dan atau artikel dengan mengedepankan norma kesopanan
  • Wajib menunjukkan surat hasil rapid test Covid-19 non reaktif yang dilakukan 1-3 hari sebelum keberangkatan
  • Menyertakan surat persetujuan atau rekomendasi atau dispensasi dari instansi, perusahaan, asosiasi, atau organisasi di mana ia bekerja atau bernaung
  • Peserta wajib menjaga marwah Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kemenparekraf, menghormati kearifan lokal Bali serta mendukung program kepariwisataan Bali
  • Konten berupa foto atau video yang diambil peserta dapat digunakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kemenparekraf untuk materi promosi pariwisata
  • Peserta wajib menandatangani pakta integritas akan menerapkan protokol kesehatan seperti selalu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan sebagainya
  • Menaati tata tertib yang berlaku selama berkegiatan.
SHUTTERSTOCK/GUITAR PHOTOGRAPHER Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali.

Astawa menambahkan, para peserta akan menginap secara bergiliran di kawasan-kawasan pariwisata Bali.

Tujuan dari kegiatan ini juga untuk menggeliatkan ekonomi destinasi wisata yang dituju. Selain itu, untuk mempromosikan pariwisata Bali yang sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Selain itu juga dampak promosi karena mereka akan mengunggah temua-temuan di lapangan,” kata dia.

Ia juga menerangkan, kegiata ini terbuka bagi semua orang seperti dosen, guru, mahasiswa, aparatur sipil negara, karyawan perusahaan swasta, karyawan biro perjalanan wisata, kelompok sadar wisata, komunitas hobi, fotografer, influencer dan media massa.

#Mau #Liburan #Gratis #Hari #Malam #Bali #Ini #Syaratnya

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts