Kenapa Sate Dibakar Pakai Arang Rasanya Lebih Enak? Ini Alasannya… Halaman all

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com – Ketika membeli sate, terbayang abang penjual mengipasi sate di atas arang.

Read More

banner 300250

Biasanya mereka meletakkan pembakar arang di depan warung. Asap sate pun seolah mengundang orang lewat untuk mampir.

Pemakaian arang dalam membakar sate bukan tanpa alasan. Melansir Kompas.com, sate yang dibakar menggunakan arang memiliki sejumlah kelebihan.

Berikut ini kelebihannya seperti dituturkan oleh Eman, pengelola Sate Maranggi Sari Asih Puncak kepada Kompas.com, Minggu (12/8/2018).

Aroma lebih keluar

Bahan arang yang bagus biasanya dari kayu sengon dan kayu mahoni. Namun, arang kualitas bagus tersebut mulai cukup sulit didapatkan.

Kelebihan sate yang dibakar menggunakan arang, aroma wanginya akan keluar. Pasalnya, arang mengeluarkan api kecil yang konstan.

Hal tersebut lebih kurang sama seperti teknik slow cooking. Cara masak ini biasanya membuat tekstur daging lebih empuk.

SHUTTERSTOCK/PRASETYOBIE Ilustrasi sate dibakar menggunakan arang.

Sate matang merata

Sate yang dibakar menggunakan arang, matangnya akan lebih merata. Lagi-lagi karena kompor arang menghasilkan api yang tidak terlalu besar maupun terlalu kecil. Sehingga suhunya pas.

Terkait awet tidaknya penggunaan arang, tergantung jenis kayu yang dipakai. Misalnya menggunakan arang dari kayu bertekstur keras, biasanya akan awet. Api arang tidak mati walaupun terkena kecap.

Membakar sate menggunakan arang lebih sedap daripada kompor gas. Selain itu, lebih tidak mudah menyesuaikan besar kecilnya api.

Pasalnya, kalau pakai api kompor kecil maka sate lama matang. Sementara, apabila menggunakan api besar bisa membuat sate gosong dan teksturnya keras.

Menurut pantauan Kompas.com, Sate Maranggi Sari Asih Puncak masih menggunakan arang untuk membakar satenya sampai sekarang, (8/9/2020)

#Kenapa #Sate #Dibakar #Pakai #Arang #Rasanya #Lebih #Enak #Ini #Alasannya #Halaman

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts