Kemenpora Awasi dan Dampingi Pengelolaan Anggaran Pelatnas Cabor

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Kemenpora) terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran dana cabang olahraga yang melakukan pemusatan latihan nasional ( pelatnas).

Read More

banner 300250

Pada Rabu (23/9/2020) lalu, tim Kemenpora melihat proses pelatnas cabang olahraga atletik dan tenis di Jakarta untuk memastikan aktivitas pelatnas yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Chandra Bakti, mengatakan hal itu dilakukan agar semua proses berjalan dengan baik.

Pasalnya, dalam setiap MoU pelatnas, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali selalu menekankan pengelolaan anggaran harus dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan.

“Hal ini perlu dilakukan agar pengelolaan anggaran sesuai dengan ketentuan dan MoU yang sudah disepakati dan ditandatangani,” kata Chandra dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (24/9/2020).

Kemenpora juga akan melakukan pendampingan kepada tim administrasi seluruh cabang olahraga yang menerima dana pelatnas.

“Kami semua ingin jalannya pelatnas lancar dan tidak ada masalah pada kemudian hari. Jika ada kesulitan, kami dari Kemenpora RI akan melakukan pendampingan,” tutur dia.

Chandra juga menyampaikan untuk proses pendampingan dan pengawasan ini diberlakukan terhadap seluruh cabang olahraga yang menerima bantuan dari Kemenpora pada tahun 2020.

Penerima bantuan dimulai dari cabang olahraga tenis. Sebanyak 10 atlet dan ofisial menginap di Hotel RedDoorz Plus Sency.

Beberapa nama petenis andalan Indonesia seperti Aldila Sutjiadi terlihat ikut menjalani proses latihan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Para atlet bersama pelatih dan tenaga pendukung berangkat menuju tempat latihan Stadion Tenis I (Center Court) Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat setiap pukul 07.00 WIB.

Setelah tiba pukul 07.30 di tempat latihan, para atlet dan ofisial menerapkan protokol kesehatan.

Mereka memakai hand sanitizer dan dilanjutkan mengecek suhu dengan thermo gun.

Setelah melakukan cek suhu, para atlet dan ofisial melakukan sarapan pagi dengan menu makanan.

Dok. Kemenpora Para atlet tenis nasional melakukan latihan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19.

Pengurus Besar Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PB Pelti) melakukan swab test untuk seluruh nama-nama yang tertera dalam SK Pelatnas Tenis.

Total yang melakukan swab test yakni 18 orang, terdiri dari manajer (1 orang), pelatih (3), atlet (10), strength and conditioning (1), fisioterapis (1), dan administrasi (2).

Setelah itu, barulah para atlet mendapatkan menu latihan fisik dan tanding hingga pukul 12.00 WIB.

“Ini (swab test) yang pertama, kalau untuk rapid test sudah. Secara aturan federasi, setiap 14 hari akan dilakukan swab test, nanti akan kami terapkan,” kata Manajer Pelatnas Sutikno Muliadi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB Pelti.

Atletik

Program latihan nasional juga dilakukan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

Sebanyak 15 atlet menginap di Hotel Atlet Century Park, Jakarta.

 

Mulai pukul 06.30 WIB, para atlet, pelatih, dan manajer melakukan sarapan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Setelah makan, para atlet jalan kaki menuju Stadion Madya yang selama ini memang menjadi tempat latihan cabang olahraga atletik.

Setibanya di lapangan, Emilia Nova cs langsung mendapatkan menu latihan seperti joging ringan, sprint, dan angkat beban.

Para atlet nasional cabang olahraga atletik menjalani sesi latihan di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta.Dok. Kemenpora Para atlet nasional cabang olahraga atletik menjalani sesi latihan di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta.

 

Setelah menjalani latihan sampai pukul 10.30 WIB, para atlet kembali ke hotel untuk istirahat.

Pukul 15.00 WIB, para atlet kembali ke Stadion Madya untuk menjalani latihan sore.

Program pelatnas atletik yang dilaksanakan dari PPON Kemenpora 2020 sudah berlangsung sejak tahun 2019.

“Karena adanya pandemi Covid-19, maka semua pelatnas atletik dipusatkan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta dengan nama program adaptasi atau program penyesuaian,” kata Manajer Tim Atletik, Mustara Musa.

#Kemenpora #Awasi #dan #Dampingi #Pengelolaan #Anggaran #Pelatnas #Cabor

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts