Jelang MotoGP Catalunya, Kata Joan Mir soal “Raja” Tikung

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com – MotoGP 2020 yang sudah berjalan hingga seri ketujuh banyak diwarnai dengan aksi tikung pada akhir-akhir lap.

Read More

banner 300250

Salah satu paling mengejutkan terjadi pada MotoGP Styria, 23 Agustus 2020, di mana Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech 3) berhasil menikung dua pebalap di depannya, Jack Miller (Ducati) dan Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) di tikungan dan lap terakhir.

Alhasil, Oliveira berhak menjajaki podium utama MotoGP Styria kala itu.

Namun, baru-baru ini lahir kembali “raja” tikung MotoGP 2020, yakni Joan Mir (Suzuki).

Joan Mir dua kali menunjukkan performa apiknya dengan bolak-balik menikung lawan dalam dua seri terakhir, MotoGP San Marino dan MotoGP Emilia Romagna.

Hasilnya juga menawan, dia dua kali naik podium dalam dua seri tersebut. Surplus lainnya adalah posisinya di klasemen MotoGP.

Joan Mir saat ini menempati posisi ke-4 pada klasemen MotoGP yang terpaut empat angka saja dari pemuncak, Andrea Dovizioso (84 poin).

Pada MotoGP San Marino, Joan Mir sempat bikin heboh dengan menikung Valentino Rossi sekaligus mengambil posisi podium dari The Doctor, julukan Rossi.

Pekan berikutnya atau pada MotoGP Emilia Romagna, dia tampil apik dengan berbagai manuver ciamik.

Sebab, pebalap asal Spanyol itu mengawali balapan pada posisi ke-11, namun dia mampu melesat di urutan kedua saat memasuki garis finis.

“Itu adalah karakter saya, saya jago dalam menikung,” kata Joan Mir kepada Marca.

“Saya senang memiliki kemampuan untuk menyalip ini, yang saya yakin kerap terlihat pada kelas kecil, seperti Moto3,” ungkapnya.

Bagi Joan Mir, menyalip sejatinya hal yang gampang-gampang susah. Terasa sulit karena dia memiliki kelemahan dalam hal kecepatan.

Sebaliknya, akan terasa mudah ketika motornya bisa diajak adu pacu dengan pesaingnya.

Pada seri berikutnya, MotoGP Catalunya (27/9/2020), pebalap Suzuki itu tebar ancaman. Joan Mir tetap mengincar podium.

“Jika Anda berjuang untuk podium, risiko yang diterima akan lebih besar.”

“Itu adalah prinsip yang haris dipupuk agar tidak hilang dan tidak datang sendiri,” tandas Joan Mir.

#Jelang #MotoGP #Catalunya #Kata #Joan #Mir #soal #Raja #Tikung

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts