3 Tanaman Hias yang Harganya Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Saja?

  • Whatsapp
banner 468x60

KOMPAS.com – Mengoleksi tanaman hias menjadi salah satu kegiatan yang tengah digandrungi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Read More

banner 300250

Apalagi sejumlah tanaman hias memiliki daya jual yang cukup mahal atau mengalami peningkatan harga selama pandemi.

Bahkan, tanaman hias jenis tertentu dikabarkan mempunyai harga hingga mencapai jutaan rupiah.

Meski belum diketahui sampai kapan tren tersebut berlangsung, banyak orang yang berburu mengoleksi tanaman-tanaman hias tersebut, mulai dari sekedar memenuhi hobi hingga untuk investasi.

Berikut tanaman hias yang harganya melonjak di tengah pandemi Covid-19:

1. Aglonema (Sri Rejeki)

KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI AGLONEMA?Eka Setyawati, warga Jalan Jambu Kota Madiun berada ditengah-tengah koleksi tanaman hias Aglonemanya yang dijual mulai Rp 50.000 hingga jutaan rupiah.

Aglonema atau Sri Rejeki merupakan salah satu tanaman hias yang sedang diburu masyarakat.

Berdasarkan pemberitaan(4/9/2020), seorang penjual sekaligus pehobi Aglonema asal Madiun, Jawa Timur, Eka Setyawati mengungkapkan bahwa harga yang dibanderol untuk tanaman Aglonema bervariasi, tergantung jenis, warna, dan ukuran.

Harga yang dipasarkan yakni Rp 50.000 sampai lebih dari Rp 1 juta.

Eka mengaku, Aglonema yang paling banyak diburu yakni yang daunnya didominasi warna merah atau jenis suksom jaipong dan red anjamani.

Selain itu, harga Aglonema semakin mahal apabila tanaman itu sempat menang pada perlombaan atau kontes tanaman.

Tangkapan layar situs web lelang internet terbesar yang beroperasi di Selandia Baru Trade Me yang menunjukkan harga tanaman hingga 8.150 dollar Selandia Baruscreenshoot Tangkapan layar situs web lelang internet terbesar yang beroperasi di Selandia Baru Trade Me yang menunjukkan harga tanaman hingga 8.150 dollar Selandia Baru

Salah satu tanaman hias yang diburu oleh pehobi tanaman yakni Monstera.

Kemunculan Monstera mulai tenar ketika tanaman ini kerap digunakan untuk dekorasi rumah minimalis, background produk jualan, dan lainnya.

Berdasarkan pemberitaan  (2/9/2020), Monstera bertangkai empat sempat dilelang dengan harga 8.150 dollar Selandia Baru atau sekitar Rp 79,7 juta.

Tingginya harga tersebut dikarenakan tanaman ini tergolong langka. Apalagi minima kecil ini berdaun kuning.

Tidak hanya di luar negeri, Monstera di Indonesia juga dibanderol dengan harga yang cukup fantastis.

Dilihat dari beberapa marketplace lokal, Monstera jenis obliqua lemon, Monstera deliciosa variegata, Monstera marmorata dibanderol dengan harga Rp 8 juta sampai Rp 13 juta.

Selain itu, Monstera yang tengah naik daun yakni jenis Monstera adansonii atau yang biasa dikenal dengan nama Janda Bolong.

Dilansir dari , (27/9/2020), tanaman Janda Bolong sempat menjadi trending lantaran jenis Monstera adansonii variegata ada yang terjual dengan harga Rp 96 juta sampai Rp 100 juta.

Adapun Monstera deliciosa variegata dan Monstera adansonii memiliki kerabat yang mirip, karena keduanya memiliki bentuk mencolok yakni daun yang berlubang.

3. Philodendron

Tanaman philodendron yang bisa menyerap racun.Shutterstock Tanaman philodendron yang bisa menyerap racun.

Selain itu, tanaman Philodendron juga tengah diburu pehobi.

Bahkan, Philodendron berdaun merah muda atau dikenal sebagai Pink Princess dibanderol dengan harga yang “gila”.

Dilansir dari salah satu maretplace lokal, tanaman hias philodendron pink princess ini dihargai Rp 1,5 juta hingga Rp 3,5 juta per potnya.

Dilansir dari , (28/10/2008), tanaman Philodendron berjenis kabel busi menjadi salah satu yang digemari.

Konon, mahalnya tanaman ini berdasarkan jumlah helai daunnya.

Philodendron berdaun tunggal saat itu dihargai Rp 400.000.

(Sumber: Kompas.com/Muhlis Al Alawi, Vina Fadhrotul Mukaromah, Nur Rohmi Aida | Editor: David Oliver Purba, Rizal Setyo Nugroho, Inggried Dwi Wedhaswary)

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Infografik: 8 Tanaman Penghalau Aedes aegypti

#Tanaman #Hias #yang #Harganya #Melonjak #Tengah #Pandemi #Covid19 #Apa #Saja

Klik disini untuk lihat artikel asli

Related posts